22 Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir Yang Wajib Dimiliki Orang Tua

Perlengkapan Bayi 


22 Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir Yang Wajib Dimiliki Orang Tua - Peralatan dan perlengkapan bayi sangatlah banyak. Namun, ada yang harus diadakan, dan ada sebagian yang tidak harus dimiliki. Misalnya, kereta dorong bayi, boks bayi, lemari pakaian bayi, dan sejenisnya.

Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir Yang Bersifat Wajib 

1. Pakaian Bayi
2. Popok
3. Celana
4. Gurita
5. Bedong
6. Sarung tangan
7. Baju lengan panjang
8. Baju untuk pergi
9. Topi/penutup kepala
10. Bantal dan guling
11. Perlak kain.
12. Perlak plastik/karet
13. Kerodong/kelambu
14. Selimut
15. Selendang untuk menggendong
16. Waslap
17. Celemek
18. Peralatan mandi
19. Peralatan kebersihan
20. Termometer
21. Mainan
22. Tas perlengkapan bayi

Penjelasan Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir Beserta Jumlah Kebutuhannya


1. Pakaian Bayi


Sediakan pakaian bayi sejumlah 12 buah (1 dozen). Jumlahnya ini tidaklah terlalu berlebih karena bertambahnya berat tubuh bayi amatlah cepat. Serta,  jumlah ini adalah cadangan jika pakaian bayi basah karena BAK/BAB. Pilih pakaian bayi yang terbuat dari bahan yang menyerap keringat, seperti katun/kaos. Pilih pakaian yang berkancing depan supaya mempermudah ibu untuk memakaikan serta melepas pakaiannya.

Bila yang diambil baju/kaos yang tidak berkancing, lihat lebar lehernya karena umumnya kepala bayi 1/3 besar badannya. Jangan pernah pilih baju bayi cuma karena jenis serta warnanya yang bagus tanpa memperhatikan kenyamanan penggunanya, termasuk juga jenis leher yang sangat sempit hingga menyusahkan orangtua saat memakaikannya.

2. Popok


Siapkan popok sebanyak 32 buah (2, 5 dozen) untuk amannya. Umumnya bayi menggunakan popok cuma sesaat atau sebentar. Popok di gunakan bayi pada saat tali pusarnya belumlah terlepas (puput). Tidak hanya untuk keamanan agar tidak melukai tali pusat, penggunaan popok terbukti efisien karena bayi baru lahir seringkali BAB serta BAK. Satu hari dapat berganti popok lebih dari 12 kali. Dengan menggunakan popok –asal kaki bayi tidak terkotori dengan air seni ataupun kotorannya- ibu tinggal melepas tali popok dan tanpa ribet menggantinya dengan popok yang bersih.

Popok yang bertali juga praktis. Karena, sesudah waktu pemakaiannya habis, tali bisa di potong serta popoknya bisa dipakai untuk lampin perlak plastik bayi, sebagai alternatif diaper. Saat ini, ada popok rekat yang berperan seperti diaper. Sisi dalam popok ada penambahan kain yang bisa menyerap ompol hingga bisa dipakai berulangkali dan sesudahnya bisa di bersihkan lagi.

3. Celana


Siapkan celana bayi sejumlah 36 buah (3 dozen). Lantaran bayi akan seringkali BAB dan BAK di waktu terbangun dan waktu istirahatnya. Model celana bayi yang Ibu pilih, sebaiknya pilihlah seperti model kacamata. Karena celana akan lebih dapat menahan kotoran bayi pada saat mereka BAB. Selain itu, apabila ibu memutuskan agar bayi menggunakan diaper pada saat-saat tententu misalnya pada malam hari, maka keperluan dan kebutuhan celana untuk bayi akan semakin sedikit.

4. Gurita


Gurita dipakai untuk menopang perut bayi yang masih rawan, serta melindungi tali pusat yang belum lepas. Orang dahulu percaya bahwa dengan memakai gurta, perut bayi akan tetap tersangga hingga tali pusat lepas sehingga perut relatif lebih kuat. Kebutuhan akan gurita hanya sedikit, cukup sediakan 6 buah. Karena, gurita hanya diganti setelah mandi, yaitu sehari 2 kali.

5. Bedong


Bedong berguna untuk membungkus tubuh bayi sehingga ia merasa hangat. Bedong sangat diperlukan hingga usia bayi 1 bulan. Kebutuhan akan bedong sama jumlahnya dengan popok/celana. Karena analoginya, setiap bayi BAB/BAK, popok/celananya basah, pasti juga membasahi bedongnya. Jadi, persiapkan bedong sebanyak popok/celananya. Jika bayi tidak dibedong, tetap saja kain bedong dapat dimanfaatkan untuk dijadikan alas tidur bayi selain perlak plastiknya.

6. Sarung tangan dan sarung kaki


Sarung tangan dan sarung kaki digunakan agar bayi tetap merasa hangat. Selain itu, sarung tangan digunakan untuk melindungi bagian lain tubuh bayi dari cakaran tangan mungilnya karena tanpa ia sadari, ia akan menggaruk muka, tangan, serta dadanya. Pemakaian sarung tangan dan sarung kaki biasanya hanya berlaku 1 bulan. Dan keduanya akan diganti setelah bayi mandi. Maka, ibu cukup mempersiapkan empat pasang sarung tangan dan sarung kaki.

7. Baju lengan panjang dan celana panjang


Sediakan 4 pasang untuk baju lengan panjang dan celana panjang. Baju pasangan lengan panjang ini biasanya akan dipakai bayi selepas ia tidak memakai bedong. Pakaian panjang hanya sesekali dipakai. Sesuaikan dengan cuaca ketika bayi lahir. Jika terlahir pada musim kemarau, ibu bisa mempersiapkan hanya 3 pasang karena akan jarang dipakai. Namun, jika bayi terlahir pada musim penghujan, maka kebutuhan akan setelan panjang akan lebih banyak untuk menghangatkan tubuh bayi.

8. Baju untuk pergi


Sediakan 2 baju yang khusus untuk berpergian, misalnya untuk berkunjung ke dokter. Mengapa hanya sedikit? Karena tumbuh kembang bayi akan sangat pesat sehingga dengan menyediakan lebih dari 2, justru akan mubazir. Lagi pula, bayi jarang diajak pergi. Pilih bahan yang mudah menyerap keringat dan bermodel sederhana sehingga terkesan tidak ribet.

9. Topi / penutup kepala


Topi bagi bayi digunakan untuk mempertahankan suhu tubuhnya agar hangat. Pada awal kehidupannya, sangat penting menjaga suhu tubuh agar bayi tidak mengalami hipotermia. Usahakan bayi dibedong dan dipakaikan topi hangat. Berhubung kebutuhan ini hanya singkat waktunya, ibu bisa mempersiapkan topi sebanyak 2 buah saja, sehingga bayi tetap memiliki cadangan topi ketika salah satunya dicuci.

10. Bantal dan guling


Bantal dan guling biasanya tersedia dalam satu paket. Bayi memerlukan bantal untuk menyangga kepalanya ketika tidur dan memerlukan guling untuk mengampit tubuhnya supaya hangat. Sediakan 2 pasang bantal-guling, sehingga ketika yang satunya dicuci, bayi masih punya pengganti yang bersih. Mengenai bantal, ibu juga perlu menyediakan bantal peyang, yaitu bantal untuk bayi yang bolong ditengahnya. Bantal ini sangat berguna untuk mempertahankan bentuk kepala bayi supaya tidak peyang atau besar sebelah karena posisi tidur bayi yang hanya miring sebelah terus.

11. Perlak kain


Perlak ini digunakan sebagai alas bayi ketika tidur dan diletakkan di atas perlak plastik. Perlak kain tidak selebar bedong karena hanya berfungsi untuk menahan air kencing bayi agar tidak mengalir kemana-mana. Perlak ini juga berfungsi sebagai alas agar kulit bayi tidak bersinggungan langsung dengan perlak plastik, yang terkadang membuatnya merasa panas.

12. Perlak plastik/karet


Sediakan perlak plastik sebanyak 2 buah. Perlak ini berguna untuk menahan air seni bayi agar tidak mengotori kasurnya. Pilih perlak plastik/karet dari bahan yang tidak panas sehingga membuat bayi merasa nyaman tidur di atasnya. Jika, perlak yang dipilih menimbulkan efek panas, biasanya bayi akan gelisah dan tidurnya tidak akan lama.

13. Kerodong / kelambu (pelindung dari nyamuk/lalat)


Kerodong berfungsi untuk melindungi bayi dari serangga (nyamuk/lalat). Ibu bisa menyediakan satu buah. Pilih kerodong yang berwarna terang, mempunyai lubang yang mampu untuk menjaga sirkulasi udara, serta mempunyai jeruji penyangga yang kuat. Sesuaikan ukuran kerodong dengan besarnya bayi. Terkadang di toko perlengkapan bayi ada beberapa ukuran kerodong. Pilihlah yang medium, sehingga tidak terlalu sempit dan dapat dipakai bayi hingga berumur lebih dari 2 bulan.

14. Selimut


Selimut berguna untuk membungkus tubuh bayi. Biasanya selimut hanya dipakai ketika bayi berada di luar rumah atau mau berpergian. Sediakan 2 buah sehingga bayi mempunyai ganti. Pilih ukuran yang agak lebar sehingga bisa dipakai bayi hingga usianya 1 tahun.

15. Selendang untuk menggendong


Walaupun saat ini banyak dijual gendongan untuk bayi, namun tetap saja yang paling nyaman ketika menggendong bayi adalah dengan menggunakan selendang. Kenapa demikian? Karena dengan selendang , tubuh bayi dapat rapat tertutup dan sebagian selendangnya dapat digunakan untuk melindungi muka bayi dari terpaan angin yang deras (ketika diajak keluar rumah). Berhubung bayi masih rajin mengompol, demi amannya ibu dapat mempersiapkan 3 buah selendang. Pilih selendang yang panjang, karena beberapa selendang gendong terlalu pendek sehingga tidak nyaman dipakai untuk menggendong bayi.

16. Waslap


Waslap digunakan untuk membersihkan tubuh bayi ketika mandi. Ibu bisa memilih waslap yang lembut sehingga tidak melukai tubuh bayi ketika dipakai. Ingat, kulit bayi masih sangat halus sehingga rentan terhadap lecet jika terkenai bahan yang permukaannya agak kasar.

17. Celemek


Celemek dipakai bayi ketika ia belajar makan, yaitu pada usia 6 bulan. Pilih celemek yang menyerap keringat dan lembut serta dilapisi plastik bagian belakangnya. Hal ini dipilih karena bisa melindungi pakaian bayi dari tumpahan makanan/air minum ketika mereka makan.

18. Peralatan mandi


  • Ember: cari ember yang khusus untuk memandikan bayi . Biasanya berbahan dasar plastik dan berbentuk oval
  • Handuk: pilih handuk khusus untuk bayi, yang berbahan lembut dan menyerap air.
  • Sabun dan shampo: Saat ini telah ada produk top to toe wash, yaitu pembersih bayi yang dapat digunakan untuk sampo dan sabun sekalian.
  • Talc: Talc digunakan untuk menghindari  lembab pada kulit bayi, biasanya dipakai sehabis mandi. Pilih Talc yang khusus untuk bayi.
  • Bedak: Bedak khusus bayi ada yang berbentuk compact sehingga relatif aman digunakan karena butirannya tidak akan terhirup oleh bayi.
  • Minyak telon: sebelum membeli minyak telon, para ibu perlu mengetes tingkat kehangatan minyak telon tersebut. Beli  yang sesuai dengan kebutuhan. Ada minyak telon yang tidak hangat sama sekali, ada pula yang terlalu hangat untuk kulit bayi.

19. Peralatan kebersihan, terdiri atas:


  • Diaper: Diaper digunakan pada waktu malam sehingga bayi tidur dengan lelap walaupun beberapa kali buang air kecil. Sediakan diaper khusus untuk bayi baru lahir.
  • Cotton buds adalah kapas bertangkai yang digunakan untuk membersihkan lubang hidung dan lubang telinga bayi. Pilih cotton buds yang paling kecil yang memang diperuntukkan bagi bayi.
  • Pemotong kuku. Alat potong kuku bayi berukuran kecil dan ujungnya dilapisi oleh bahan plastik. Hal ini dimaksudkan agar bayi terlindungi dari luka saat ibu memotong kukunya.
  • Kapas/bola-bola kapas, digunakan untuk membersihkan mata bayi serta membersihkan alat kelamin dan dubur bayi setelah mereka buang air kecil/buang air besar.
  • Baby oil, digunakan untuk membersihkan kulit bayi yang kotor, misalnya kerak kepalanya atau kotoran di area daun telinga.

20. Termometer


Bila seseorang memiliki bayi hendaknya dia juga mempersiapkan termometer untuk memantau suhu tubuhnya. Bayi rentan terhadap infeksi. Biasanya tanda seorang bayi terpapar infeksi adalah dengan kenaikan suhu tubuhnya. Untuk mengecek suhunya, pakailah termometer dengan benar agar kondisi kesehatan anak terjaga.

21. Mainan


Bayi yang baru lahir sudah siap distimulasi dengan berbagai suara. Pilih mainan untuk bayi yang dapat berbunyi, seperti krincingan dan yang berwarna mencolok.

22. Tas perlengkapan bayi


Ibu memerlukan 1 buah tas khusus untuk membawa perlengkapan bayi ketika mengajak bayi pergi. Tas khusus bayi akan banyak sekat serta ada bagian untuk membawa perlengkapan lain, misalnya mainan, air panas, botol susu, dan lain-lain.

Demikianlah, 22 daftar perlengkapan bayi baru lahir yang wajib dimiliki orang tua. Semoga bermanfaat.

Sumber:
Buku Panduan Terlengkap Pasca Melahirkan Oleh Nurul Chomaria, S.Psi

0 Response to "22 Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir Yang Wajib Dimiliki Orang Tua"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel