Ketombe, Gangguan Kulit Yang Menyebalkan

Ketombe, Gangguan Kulit Yang Menyebalkan

Ketombe, Gangguan Kulit Yang Menyebalkan


Gangguan ketombe mungkin tidak selalu menyakitkan, tapi akan mengganggu penampilan anda karena sisik-sisiknya yang berjatuhan mengotori busana atas Anda. Belum lagi, kalau ketombe ini disertai rasa gatal dan rambut rontok. Apakah ini akan Anda biarkan? Tentu tidak, bukan?

Sisik di kepala


Ketombe atau (dandruft) adalah suatu gangguan dalam bentuk kulit yang bersisik, yang disertai rasa gatal dan rambut rontok. Gangguan yang dalam istilah kedokteran disebut pitiriasis sika ini memang umumnya terjadi di bagian kepala. Ini karena kulit kepala mengandung kelenjar palit (lemak kulit) yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan bagian-bagian tubuh lainnya.

Fungsi kelenjar palit ini adalah memproduksi sibum, (sejenis lemak tubuh). Dan, adanya rambut kepala dan produksi keratinosit, mengakibatkan kulit kepala menjadi lahan yang subur bagi pertumbuhan mikroorganisme. Karena itu, jumlah mikroorganisme pada kulit berketombe lebih besar daripada kulit yang tidak berketombe, dan kulit dari bagian tubuh lainnya. Jenis mikroorganisme penyebab ketombe ini adalah jenis Pityrosporum Ovale.

Selain karena mikroorganisme tersebut, munculnya ketombe juga disebabkan oleh sel-sel lapisan tanduk kulit kepala yang mengelupas secara periodik dan teratur. Sel-sel tersebut tidak lepas satu persatu tetapi secara berkelompok, sehingga timbul sisik yang biasanya tidak terlihat mata biasa. Tetapi, pada kulit berketombe, pengelupasan terjadi lebih cepat dari biasanya dan membantu sisik tipis berwarna keputih-putihan atau keabuan yang dapat dilihat dengan mata telanjang.

Faktor hormonal juga menentukan adanya gangguan ketombe ini. Karena itu, puncak gangguan ketombe umumnya menyerang pada usia 20 tahun, dan menurun pada usia 50 tahun.  Higiene yang kurang, stres fisik dan psikis, penyakit infeksi, diatesisi sibore atau sifat bawaan sejak lahir yang diturunkan, juga dapat menyebabkan timbulnya ketombe.

Sedangkan faktor-faktor eksternal yang juga dapat berpengaruh dalam menimbulkan ketombe adalah iklim, lingkungan hidup, keringat, makanan, obat-obatan, kosmetik, penyakit kulit pada kulit kepala, dan kekurangan vitamin B kompleks.

Dari sisik hingga kurap


Sebenarnya, banyak kelainan kulit kepala yang berbentuk sisik dan terasa gatal. Namun, yang paling umum dijumpai adalah bentuk dermatitis siboroik, yaitu ketombe yang paling ringan tanpa disertai gejala radang. Ciri khas ketombe ringan adalah, bentuk sisiknya halus-halus dan tipis. Sedangkan ciri ketombe berat adalah bila sisiknya agak kasar, berlapis, lengket dan bercampur minyak kekuningan, memberikan kesan lebih tebal, bagian tengah sisik dapat berubah menjadi lebih halus dan terkadang mirip kurap.

Gangguan ketombe berat biasanya disertai rasa gatal yang berlebihan, kadang terdapat tanda-tanda peradangan atau infeksi dan berdarah jika digaruk. Ketombe berat yang disebut dengan pityriosis steatoides, sisiknya tebal, berminyak dan disertai infeksi sekunder. Akibat garukan tersebut bisa juga menimbulkan lecet-lecet, dan keropeng berwarna kekuningan (nanah) dan kehitaman (darah), bisul dan pembesaran kelenjar getah bening.

Cari penyebabnya


Agar mencapai hasil optimal, cara mengatasi ketombe, harus diperhatikan penyebabnya. Misalnya, kalau penyebabnya adalah faktor hiegene yang kurang atau stres psikis, maka yang utama harus dilakukan adalah hidup sehat, bersih atau rileks dan beristirahat. Namun, jika penyebabnya diatesis sibore atau bawaan, memang sulit menghilangkan ketombe ini. Karena, kelenjar palit sangat aktif dan terus menerus, maka pengobatan juga harus dilakukan dalam jangka panjang dan berkesinambungan.

Tetapi, pada ketombe ringan, umumnya perawatan secara fisik sudah dapat mengatasi gangguan ini. Perawatan pertama adalah dengan menyikat dan menyisir rambut lebih intensif dan berhati-hati agar sebagian sisik ketombe lepas tanpa menimbulkan iritasi kulit kepala. Ini juga bertujuan merangsang peredaran darah pada kulit kepala. Selain itu, kulit kepala dan rambut dicuci dengan sampo anti ketombe, yaitu sampo yang mengandung preparat ter, selenium sulphide, sulfur, seng piritiori dan ketoconazol, caranya sebagai berikut:

Terlebih dahulu kepala dibasahi air, lalu kulit diolesi sampo dan dibiarkan selama 3-5 menit. Setelah itu, bilas rambut, lalu ulangi proses ini secara berkala, misalnya, 3 hari sekali. Karena, penggunaan sampo yang terlalu sering dan terus menerus juga tidak dianjurkan. Bila sisik terlalu tebal atau melekat, 2 jam sebelum menggunakan sampo, olesi kulit kepala dengan baby oil atau minyak mineral lain, lalu di sampo.

Pada gangguan ketombe yang berat, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter, karena perawatan dengan hanya menggunakan sampo tidak cukup lagi, sehingga diperlukan terapi dan pengobatan lainnya. Terapi yang umum adalah dengan istirahat yang cukup, menghindari stres fisik maupun psikis, mempertinggi dan memperkuat rasa percaya diri dan berekreasi agar hidup tidak monoton dan membosankan.

Selain itu, jika Anda menderita penyakit infeksi seperti amandel, sinusitis, infeksi kandung kemih dan sebagainya, sembuhkanlah penyakit itu terlebih dahulu. Dan, jika berat badan Anda berlebihan, lakukanlah program diet. Hindari pula minuman-minuman jenis tertentu, misalnya kopi dan alkohol. Bagi orang yang sensitif terhadap nikotin, hindari juga rokok. Dan, lakukan juga diet rendah karbohidrat.

Selain itu, Anda bisa melakukan pengobatan sistemik, dimana penanganan yang dilakukan sangat tergantung pada penyebabnya. Pengobatan ini bisa berupa obat yang diminum atau disuntik. Misalnya, kalau karena infeksi, diberi obat antibiotik. Sedangkan kalau karena faktor hormonal, diberi obat hormon estrogen dan sebagainya.

Kadang-kadang juga dilakukan pengobatan secara topikal, yaitu pengobatan dilakukan langsung pada kulit kepala, dengan salep atau cairan yang mengandung ter, sulfur dan lain-lain. Membersihkan rambut dan kulit kepala dari kotoran atau sekresi kulit. Tujuan pengobatan ini adalah untuk mengurangi rasa gatal dan reaksi peradangan.

Ketombe, Gangguan Kulit Yang Menyebalkan
Bagikan :
+
Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Ketombe, Gangguan Kulit Yang Menyebalkan"

 
Copyright © 2018 - Artikel Kesehatan Ibu dan Anak - Shwab.Info - All Rights Reserved
Template By Kunci Dunia
Back To Top